Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Mengutip jaringan Al-Mayadeen, surat kabar Zionis Israel Hayom mengklaim bahwa para pejabat Saudi telah menyampaikan pesan kepada Washington bahwa mereka siap untuk kembali membahas isu bergabung dengan Kesepakatan Abraham.
Berdasarkan laporan ini, Arab Saudi mengajukan dua syarat untuk bergabung dengan kesepakatan tersebut, yaitu: pertama, tersingkirnya Benjamin Netanyahu dari kekuasaan; dan kedua, pembatalan langkah-langkah Bezalel Smotrich, Menteri Keuangan ekstremis dalam kabinet Netanyahu, di Tepi Barat.
Israel Hayom mengklaim bahwa syarat-syarat ini diajukan oleh pihak Saudi dalam kerangka pesan-pesan yang disampaikan kepada Washington mengenai masa depan proses normalisasi hubungan dengan rezim Israel.
Your Comment